Page 3 - Buku KBT
P. 3

Inisiatif Serrum
                   KURI-  KULUM  BERBA-  SIS  TON-  TONAN  Perancang Pameran Winanda Suciyadi & MG Pringgotono
                                                            Video   Maker Haviz Maha & Opang Darmawan
                                                                    Mural M Sigit Budi & Ervance
                                                                   Display Wahyudi Wacil, Wama, Kuntet
                                                            Desainer Logo Angga Cipta & M Sigit Budi
                                                       Penata Letak Buku Moch Hasrul
                                                        Tulisan Pengantar Angga Cipta












                Partisipan #1  Moch Hasrul  Meidrianus hensri vianto
                 Angga Cipta
                                          Haoriadi Muditawira
                                          Garry Yandi
                 M SIGIT BUDI SANTOSO
                                          Jiri Aryea Edwin
                 Muhamad Hafiz Maha
                                          Ermenegildo Robot
                 Adin
                                          Kamael Noe Witin
                 MG Pringgotono
                                          Michael Liem
                 Arief Atto
                 Moch Hasrul
                                          Diki
                 MG Pringgotono
                 DONO
                                          Debby Debora
                 Angga Wijaya             Kevin
                                          Untung sugiyarto
                 Winanda Suciyadi
                 Henry R A Lumba
                 Mohammad aldino
                 Bhanu
                 Benedictus Krisencio Praditya
                 Swaniesha Ophelia Santoso
                 Rizky Ramadhan





                                     Proyek  Seni  ini  mengajak    Serrum sebagai kolektif seni yang berbasis di Jakarta pada
                                     anggota   masyarakat  yang     tahun 2006 oleh mahasiswa jurusan seni rupa di salah satu
                                     memanfaatkan kanal di dunia    kampus negeri di Jakarta.  Kata serrum berasal dari kata space
                                     maya sebagai sumber belajar    dan serrum yang berarti “ruang bersama”.
                                     secara mandiri. Proyek seni
                                     ini mencoba mengumpulkan       Anggotanya terdiri dari seniman, desainer, seniman jalanan,
                                     beragam informasi di internet   guru, dosen dan kurator dengan latar belakang pendidikan Seni
                                     (berbasis  tontonan)  dan      Rupa di Universitas Negeri Jakarta. Untuk menghidupi dirinya
                                     dirumuskan menjadi sebuah      sendiri Serrum menawarkan jasa penanganan karya seni dan
                                     kurikulum  sederhana  secara   pameran  sebagai  bentuk  unit bisnis  yang  disebut  Serrum
                                     personal  sesuai  dengan minat   Arthandling.
                                     dan bakatnya, seperti pandangan
                                     Ki  Hajar Dewantara  “BELAJAR   Serrum berfokus pada masalah sosial politik, latar belakang
                                     BERDASARKAN   MINAT   DAN      perkotaan dan pendidikan sesuai dengan pendidikan guru
                                     KEMAUAN    PESERTA  DIDIK”.    almamater  di  Jurusan  Seni  Rupa  Universitas  Negeri  Jakarta.
                                     Bagaimana  setiap  manusia     Melalui proyek seni, pameran, lokakarya, diskusi dan kampanye
                                     mampu menyusun kurikulum       propaganda. Serum terlibat  beberapa pameran seperti di
                                     untuk  kebutuhannya  sendiri,  Jakarta, Bandung, Jatiwangi, Yogyakarta, Semarang, Seoul,
                                     karena hingga hari ini kita adalah   Warsawa, Copenhagen, Tokyo,  dan Yamaguchi.
                                     pembelajar.
   1   2   3   4   5   6   7   8